Madiun RayaPonorogo

Anggota Komisi V DPR RI Bu Ipong, Resmikan Jalan Nasional di Ponorogo

Lawupos.com – Jalan Nasional ruas Babadan-Terminal Seloaji Ponorogo sepanjang 2,6 KM telah di resmikan Hj. Sri Wahyuni, S.Sos, di Balai Desa Babadan yang dihadiri ratusan warga dan dimeriahkan oleh Tarian Reyog Desa Babadan, Rabu (22/2/2023)

Perjuangan Hj. Sri Wahyuni Anggota Komisi V DPR RI fraksi Partai Nasdem yang telah sukses menampung aspirasi masyarakat Ponorogo, serta mewujudkan jalan yang halus dan lebar patut di syukuri.

Tepatnya di Jalan Raya Ponorogo-Geger Madiun tersebut telah diresmikan langsung oleh Hj. Sri Wahyuni, yang di tandai dengan memecahkan kendi tepat ditengah ruas Jalan Raya Ponorogo-Geger Madiun.

“Bismillahirrohmaanirrohim, ruas jalan babadan seloaji ponorogo saya resmikan,” ujar Hj. Sri Wahyuni.

Sebagai bentuk dukungan pembangunan di Kabupaten Ponorogo, perjuangan istri mantan Bupati Ponorogo periode 2016-2021, Bu Ipong begitu panggilan akrabnya terus di kembangkan, hingga saat ini ada 3 (tiga) titik yang sedang proses pengajuan.

“Setelah ini akan kita lanjutkan pembangunan jalan mulai dari terminal seloaji ke selatan sampai bunderan pabrik es, selain itu mulai dari bunderan tambakbayan ke utara, dan satu lagi di Jenes,” terang Bu Ipong.

Sementara itu, rombongan Partai NasDem bersama tim dan juga di dampingi Balai Besar Pekerjaan Umum Jawa-Bali bergeser meninjau titik lokasi pengajuan selanjutnya. Dihadapan media Syaiful Fajar, ST., MT., selaku PPK 2.2 Provinsi Jawa Timur menyampaikan, bahwa untuk Jalan Arif Rahman Hakim Ponorogo hanya dilakukan perbaikan, sedangkan untuk pelebaran, di Jalan MT. Haryono Ponorogo.

“Mulai depan terminal seloaji perbaikan saja sepanjang 1,8 KM, termasuk saluran air juga kita perbaiki, sedangkan pelebaran di jalan MT. Haryono dari 6,8 meter menjadi 9,8 meter, kanan 1,5 meter, kanan 1,5 meter total menambah 3 meter,” jelas Syaiful Fajar.

Lebih lanjut Syaiful Fajar menambahkan, pengerjaan jalan dengan sistem lelang tersebut diperkirakan akan di mulai bulan April tahun 2023 dan selesai pada bulan Desember tahun 2023, dengan total anggaran 6 (enam) hingga 7(tujuh) miliar pertitik lokasi.

“Saat ini sedang proses lelang, target kami bulan april harus sudah tanda tangan kontrak, dengan alokasi dana sekitar enam sampai tujuh miliar,” pungkasnya. (Fjr/PO)

Related Articles

Back to top button